Tantangan dalam menjaga pembangunan dan keamanan tidak bisa dihadapi sendiri. Karena itu, jajaran Kejaksaan Negeri Tuban mengikuti Konsolidasi/Focus Group Discussion (FGD) Jaksa Agung Muda Intelijen Tahun 2026 secara virtual dari Aula Kejaksaan Negeri Tuban. Kegiatan ini diikuti Plt. Kepala Kejaksaan Negeri Tuban Abdul Rasyid, S.H., Ketua DPRD Kabupaten Tuban Sugiantoro, S.K.M., Kasi Intelijen Stephen Dian Palma, S.H., para Kasubsi, serta jajaran Intelijen Kejaksaan Negeri Tuban.
Dalam arahannya, Jaksa Agung Muda Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan bahwa jajaran Intelijen Kejaksaan memiliki peran sebagai supporting system bagi pemerintah, termasuk dalam mendukung program pembangunan dan pengamanan proyek strategis. Untuk itu, komunikasi, kerja sama, dan kekompakan antarinstansi perlu terus diperkuat. Bagi masyarakat, langkah ini sederhana tetapi penting: masalah diharapkan dapat diketahui lebih awal, potensi gangguan dapat dicegah, dan program pemerintah dapat berjalan lebih baik.
Melalui kegiatan ini, jajaran Intelijen juga melakukan evaluasi dan menyamakan langkah untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini serta pemetaan potensi ancaman. Dengan koordinasi yang semakin kuat antara Kejaksaan, pemerintah daerah, dan DPRD, diharapkan setiap program pembangunan dapat berjalan aman, tepat sasaran, dan pada akhirnya memberikan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.
@kejaksaan.ri
@kejatijatim
#kejarituban #kejatijatim #kejaksaanri
Memperkuat Sinergi, Kejaksaan Dorong Intelijen Semakin Responsif
10 Agt 2026