SIARAN PERS

Kejari Tuban Intensifkan Program Jaksa Masuk Sekolah, Edukasi Siswa Soal Bullying, Kekerasan Seksual dan Judi Online

SIARAN PERS
KEJAKSAAN NEGERI TUBAN

Kejari Tuban Intensifkan Program Jaksa Masuk Sekolah, Edukasi Siswa Soal Bullying, Kekerasan Seksual dan Judi Online

Tuban – Dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum di kalangan pelajar, Kejaksaan Negeri Tuban melalui Bidang Intelijen melaksanakan kegiatan Penyuluhan/Penerangan Hukum Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di sejumlah sekolah menengah atas di Kabupaten Tuban pada tanggal 24 s.d. 27 Februari 2025.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara berturut-turut di:

  • SMA Negeri 1 Tuban
  • SMA Negeri 2 Tuban
  • SMA Negeri 3 Tuban
  • SMA Negeri 5 Tuban

Dengan total peserta lebih dari 300 siswa dari perwakilan kelas X, XI, XII, OSIS dan MPK.

Tim penyuluh dari Kejari Tuban dipimpin oleh Aditya Pratama Putra, S.H., M.H. selaku Kasubsi II Intelijen, didampingi Nadia Elsa Saputri, S.H. dan Hayu Candra Kusuma, S.H. Materi yang disampaikan meliputi:

  • Bullying dan konsekuensi hukumnya
  • Kekerasan seksual di lingkungan sekolah
  • Bahaya serta sanksi hukum judi online
  • Pengenalan tugas dan fungsi Kejaksaan RI
  • Pentingnya kesadaran hukum sejak dini

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti secara fisik, verbal, sosial maupun melalui media digital (cyberbullying) yang dapat menimbulkan dampak psikologis serius serta memiliki konsekuensi hukum. Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual yang kerap tidak disadari terjadi di lingkungan sekolah serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila menjadi korban.

Pada kesempatan di SMA Negeri 5 Tuban, materi juga diperluas dengan pembahasan mengenai maraknya judi online yang menyasar kalangan pelajar melalui media sosial. Para siswa diimbau agar tidak tergiur dengan praktik perjudian digital yang memiliki ancaman pidana.

Kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Sesi tanya jawab menjadi momentum bagi para siswa untuk berdiskusi langsung mengenai persoalan hukum yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai bentuk apresiasi, tim Kejari Tuban memberikan souvenir kepada siswa yang aktif bertanya maupun menjawab pertanyaan.

Program Jaksa Masuk Sekolah ini merupakan komitmen Kejaksaan Negeri Tuban dalam mendukung pembentukan generasi muda yang sadar hukum, berkarakter, serta mampu menghindari perilaku yang berpotensi melanggar hukum.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar tidak hanya memahami konsekuensi hukum dari suatu perbuatan, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying, kekerasan seksual, serta praktik judi online.

02 Maret 2026

Kepala Seksi Intelijen
Kejaksaan Negeri Tuban